Thermoelectric untuk Peningkatan Efisiensi Photovoltaic

10526646_10201629243612579_1393083969_n

Ada beberapa permasalahan terkait energi yang sedang dihadapi saat ini. Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia yang terus meningkat selalu diiringi dengan meningkatnya kebutuhan akan energi. Berbagai langkah strategis dilakukan untuk menghadapi kebutuhan dan menjaga ketahanan energi negara dalam beberapa tahun ke depan. Berdasarkan Rancangan Kebijakan Energi Nasional 2010-2050 yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006, Indonesia memiliki target untuk menggunakan 25% sumber energi nasional berasal dari energi terbarukan pada tahun 2025. Oleh karena itu, berbagai kebijakan dan program mengenai energi baru dan terbarukan mulai dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia, termasuk di antaranya adalah pemanfaatan tenaga surya sebagai salah satu energi alternatif untuk Indonesia.

PV atau photovoltaic merupakan alat yang berfungsi untuk mengkonversikan radiasi energi dari matahari menjadi energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Namun perlu diketahui bahwa PV yang saat ini banyak digunakan di Indonesia hanya memiliki efisiensi sekitar 6-14% saja karena hanya 12-35% radiasi energi matahari yang benar-benar dikonversikan ke energi listrik. Efisiensi PV yang rendah disebabkan karena sebagian besar energinya dikonversi menjadi panas residu. Apabila panas residu dari PV ini dapat diminimalisir ataupun dimanfaatkan tentu akan meningkatkan efisiensi dari PV.

 

Untitled

 

Berangkat dari hal itulah, Sindu Daniarta, Yollanda Zilviana Devi, Andhita Mustikaningtyas, Galih Pambudi, dan Pandhu Picahyo dari Jurusan Teknik Fisika UGM menggagas sebuah ide dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan bidang kegiatan PKM-KC (Karsa Cipta) bekerja sama dengan Pusat Studi Energi UGM dan Laboratorium Energi Terbarukan JTF UGM untuk meningkatkan efisiensi PV dengan cara memanfaatkan panas residu tersebut. Dengan menggunakan  termoeletrik, Sindu dkk mengembangkan PV agar memiliki efisiensi yang lebih tinggi. Termoelektrik merupakan komponen yang dapat mengkonversikan energi panas menjadi energi listrik dengan menggunakan efek Seeback. Efek Seeback terjadi pada saat kedua buah logam yang berbeda jenis disusun dalam sebuah rangkaian. Apabila salah satu sisi logam dipanaskan, maka akan timbul arus listrik di antara kedua sisinya. Penerapan termoelektrik pada PV tidak mengubah susunan dan komposisi dari sel surya sehingga bersifat praktis.

 

10526646_10201629243612579_1393083969_n

 

 

10524091_10201629252532802_281669643_n

Dengan menggunakan PV yang telah dilengkapi dengan termoelektrik, efisiensi PV meningkat sehingga mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang lebih optimal. Karya ini sudah masuk pada publikasi ilmiah Proceeding Thermofluid VI 2014 ISSN 2355 – 6927 dengan judul:

 

1.      Thermoelectric as a Heat Collector to Improve the Efficiency of Photovoltaic for Tropical Area

Author: Andhita Mustikaningtyas, Sindu Daniarta, Yollanda Zilviana Devi.

Thermofluid VI ISSN 2355 – 6927, Halaman 45.

2.      An Artificial Irrigation System with Photovoltaic and Thermoelectric to Improve the Agriculture in Indonesia

Author: Pandhu Picahyo, Sindu Daniarta, Galih Pambudi.

Thermofluid VI ISSN 2355 – 6927, Halaman 70.