Studi Ekskursi 2014 “Future Destination”

4

Belajar tidak melulu di dalam kelas dan terkadang kita perlu melihat objek pembelajaran secara langsung. Begitulah sekilas latar belakang terselenggaranya kegiatan Studi Ekskursi teknik fisika 2014. Melalui rangkaian acara yang diselenggarakan pada tanggal 20-24 Januari 2014 ini, mahasiswa dapat terjun langsung melihat dunia kerja di bidang-bidang yang mereka pelajari. Bertemakan “Future Destination”, para peserta yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Teknik Fisika angkatan 2011 dan 2012 berkunjung ke beberapa perusahaan terkait keteknikfisikaan dan kenukliran.

Hari pertama diawali dengan kunjungan wisata ke Lawang Sewu yang merupakan bekas perkantoran perkeretaapian di zaman Belanda yang kemudian beralih fungsi sejak dikuasai oleh pemerintah Jepang. Namun sekarang Lawang Sewu dijadikan objek wisata sejarah oleh pemerintah Indonesia. Di sini, peserta dapat melihat sejarah perkembangan kereta api di Indonesia, juga berbagai alat-alat yang digunakan di zaman Belanda. Tak hanya itu, melalui tour guide para peserta juga dapat mempelajari sekilas mengenai fungsi-fungsi komponen-komponen bangunan di Lawang Sewu yang mana pengadaan komponen-komponen tersebut bertujuan untuk mendapatkan kenyamanan di kondisi Kota Semarang yang panas.

1

 

Setelah ke  Lawang Sewu, perjalanan dilanjutkan  menuju PT. Reckit Benckisser Indonesia yang bertempat di Demak, Jawa Tengah. Di sini, para peserta dapat belajar seputar instrumen-instrumen yang digunakan dalam proses pengolahan obat nyamuk bakar. Selain itu, peserta juga dapat belajar mengenai manajemen energi terbarukan yang diterapkan perusahaan ini. berikutnya, perjalanan dilanjutkan menuju sebuah perusahaan pembangkit listrik , PT. Indonesian Power Geothermal Kamojang. Di bawah kabut tebal, peserta dapat belajar mengenai proses dan sistem kontrol dari perusahaan pembangkit listrik. Peserta pun juga dipersilahkan berkeliling melihat komponen-komponen utama pembangkit listrik tenaga panas bumi ini serta dijelaskan berbagai proses didalamnya.

2

Penyerahan plakat kepada Production Manager PT. Reckitt Benckiser

 

3

Peserta SE14 mendengar penjelasan seputar PT. Indonesian Power Kamojang

 

Puas bercengkerama dengan turbin dan kawan-kawannya, para peserta melanjutkan destinasi ke BATAN dan PT. Batantek yang berada di kawasan Serpong pada hari berikutnya. Di sini, peserta belajar mengenai instalasi nuklir yang akan digunakan sebagai pembangkit listrik walaupun masih dalam tahap penelitian. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan berupa alur proses pengolahan limbah nuklir di Indonesia. Di hari selanjutnya, masih seputar kenukliran peserta melnjutkan perjalanan ke MRCCC Siloam yang berlokasi di Semanggi. Di sana mereka disuguhi pembelajaran mengenai manfaat nuklir di bidang medis khususnya dalam pengobatan kanker. Tak hanya itu, peserta juga diajak berkeliling melihat berbagai alat baik yang digunakan dalam pengobatan kanker maupun alat yang mampu memproduksi isotop yang digunakan untuk pengobatan.

Destinasi selanjutnya adalah kunjungan ke Kawah Putih Tangkuban Perahu. Udara dingin dan bau belerang yang menusuk menyambut para peserta sesampainya disana. Beberapa peserta mendaki ke jalur pendakian untuk melihat kawah putih dari atas. Beberapa lainnya menunggu di bawah seraya berfoto. Seluruh peserta terlihat menikmati dengan keindahan alam yang terbentang di hadapan mereka. Setelah itu, para peserta berkunjung ke Telkom R&D Center yang merupakan perusahaan IT di Indonesia, pembelajaran di sana adalah mengenai perkembangan pertelekomunikasian di Indonesia serta proses yang mendukung pertelekomunikasian di Indonesia. Dengan berakhirnya kunjungan di Telkom R&D Center, maka berakhir pulalah rangkaian acara Studi Ekskursi 2014.

 

4

Kunjungan pasukan SE14 di BATAN

 

5

Peserta terlihat antusias menggali informasi di MRCCC Siloam

 

6

Peserta terlihat antusias mengamati peralatan di Laboratorium Service Node di Telkom R&D Center

 

Demikianlah perjalanan 5 hari Sudi Ekskursi 2014 yang mampu membuka berjuta wawasan. Rasa lelah yang dirasakan, telah terbayar oleh ilmu-ilmu baru yang menyegarkan. Berbagai keingintahuan yang kami bawa saat pergi dapat terjawab sewaktu kami pulang. Puji syukur untuk Tuhan, karena perjalanan Studi Ekskursi ini lancar dan membawa seuntai kenangan. (Yollanda)