AUTO-TECH : Automatic Instrumentation Technology

Indonesia yang berupa kepulauan, letak geografis yang strategis bersama sejarah geologisnya sangat menguntungkan, terbukti dengan memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik dari segi sumber daya alam hayati maupun non hayati. Kekayaan ini seharusnya mampu meningkatkan tingkat perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia di mata dunia. Dengan penduduk pribumi yang banyak maka tentunya akan mempercepat kemajuan roda ekonomi negara. Buktinya adalah Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3 % pada tahun 2017.

Pada tahun 2015, AEC (ASEAN Economic Community) yang merupakan sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapai perdagangan bebas antarnegara-negara ASEAN sudah diberlakukan. Salah satu poin pentingnya adalah akan terjadi pembentukan pasar tenaga kerja professional. Persaingan ketat akan terjadi antara tenaga kerja professional dalam negeri dengan yang luar negeri. Kalah saing adalah suatu hal yang pantang untuk dialami jika ingin mempercepat kemajuan ekonomi. Di lain sisi, menurut para ahli, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030 yaitu jumlah usia angkatan kerja mencapai 70% dari total penduduk. Tentunya, kedua momentum ini harus bersinergi dan dieksekusi dengan baik sehingga mencapai kebermanfaatan untuk tanah air. Lapangan kerja dan kompetensi tenaga kerja professional adalah salah satu faktor krusial yang berpengaruh terhadap kesuksesan eksekusi.

Seiring berjalannya waktu, lapangan kerja sektor industri proses semakin maju dan berkembang. Produksi tepat waktu, kualitas tinggi, keamanan operasi dan optimalisasi produksi merupakan kriteria-kriteria yang sangat diperhatikan. Salah satu faktor utamanya adalah penggunaan sistem instrumentasi dan kontrol yang tepat dan efisien. Hal ini harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang tersebut. Namun, sumber daya manusia tersebut masih tergolong minim dan perlu untuk ditingkatkan kompetensinya sehingga dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja dan mampu bersaing dengan tenaga kerja professional dari negara lain yang akhirnya memajukan negeri sendiri.

Dengan latar belakang diatas, KMTNTF melalui BSO Ikatan Mahasiswa Teknologi Instrumentasi (Kamalogis) Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sebuah kegiatan bernama “Automatic Instrumentation Technology 2017 (AUTO-TECH 2017). AUTO-TECH 2017 merupakan rangkaian seminar dan workshop yang bertemakan “Memantik Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di bidang Instrumentasi dan Automasi agar Mendorong Kemajuan di Sektor Industri Proses”. Melalui acara ini, diharapkan peserta mampu menjadi bibit yang berkualitas dan mampu bersaing untuk mengelola perindustrian secara maksimal demi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi negara.

Acara ini diadakan pada 20 mei 2017 dengan tujuan :

1.  Mengenalkan teknologi instrumentasi dan automasi di dunia industri proses secara  
     umum.

2. Memberikan pengetahuan tentang standar penerapan ilmu rekayasa dalam bidang
    instrumentasi  dan automasi di industri proses.

3. Menambah wawasan sekaligus memantik semangat pembelajaran lebih lanjut
    mengenai instrumentasi dan automasi di sektor industri proses.

4. Memperagakan secara langsung peralatan-peralatan penting yang perlu dikenal dalam
   dunia instrumentasi dan automasi industri.

5. Mensimulasikan konsep instrumentasi dan automasi melalui software terkait.

6. Meningkatkan daya saing kompetensi dalam teknologi instrumentasi dan automasi.

 

autotech2